KIPRAH ALAWIYIN DALAM SYIAR ISLAM DI INDONESIA

Nizla Fatimah Mantiri 02 Desember jam 9:08 BalasLaporkan

Dalam pembahasan kali ini saya mencoba membagi kedalam 4 bahasan, yaitu;
1. PENDAHULUAN
2. PENDAHULU WALI SONGO
3. WALI SONGO YANG ALAWIYIN
4. 17 ALAWIYIN YANG PALING BERPENGARUH SAMPAI SAAT INI
Selamat membaca dan semoga bermanfaat dalam menambah aqidah, iman dan ukuwah kita semua.

PENDAHULUAN
Jauh sebelum syiar dan da’wah para mubaligh dari Wali Songo di pulau Jawa dan sekitarnya, telah datang sekelompok masyarakat keturunan Hadramaut (Yaman). Selain berdagang tujuan mereka yang utama adalah menyebarkan agama Islam, sebagaimana telah kita ketahui bersama Nusantara sebelumnya telah menganut agama Hindu, Budha, Animisme dan Dinamisme. Kelompok masyarakat Hadramaut adalah mereka yang merupakan keturunan langsung Nabi Muhammad SAW. Hal ini bisa kita lihat dari pernyataan L.W.C van den Berg, Islamolog dan ahli hukum Belanda yang mengadakan riset pada 1884-1886, dalam bukunya Le Hadhramout et les colonies arabes dans l’archipel Indien (1886) dihalaman 192-204 mengatakan;
”Pada abad ke-15, di Jawa SUDAH terdapat penduduk bangsa Arab atau keturunannya, yaitu sesudah masa kerajaan Majapahit yang kuat itu. Orang-orang Arab bercampul-gaul dengan penduduk, dan sebagian mereka mempuyai jabatan-jabatan tinggi. Mereka terikat dengan pergaulan dan kekeluargaan tingkat atasan. Rupanya pembesar-pembesar Hindu di kepulauan Hindia telah terpengaruh oleh sifat-sifat keahlian Arab, oleh karena sebagian besar mereka berketurunan pendiri Islam (Nabi Muhammad SAW). Orang-orang Arab Hadramawt (Hadramaut) membawa kepada orang-orang Hindu pikiran baru yang diteruskan oleh peranakan-peranakan Arab, mengikuti jejak nenek moyangnya.”

Ini menunjukan jauh sebelum kiprah Wali Songo, Islam telah diperkenalkan terlebih dahulu oleh para Alawiyin dari Hadramaut yang bermadzhab Syafi’i. Mazhab Syafi’i memiliki corak tasawuf yang mengutamakan Ahlul Bait seperti; mengadakan Maulid, membaca Diba dan Barzanji, beragam Shalawat Nabi, doa Nurrubbuwah dan banyak amalan lainnya yang hanya dilakukan di Hadramaut, Mesir, Gujarat, Malabar, Srilangka, Sulu, Mindanao, Malaysia dan Indonesia. Jelaslah demikian karena Hadramaut adalah sumber pertama dalam sejarah Islam yang menggabungkan fiqh Syafi’i dengan pengamalan tasawuf dan pengutamaan Ahlul Bait.

Apa arti kata Alawiyin? ALAWIYIN adalah sebutan bagi kaum atau sekelompok orang yang memiliki pertalian darah langsung (nasab) dengan Nabi Muhammad SAW.
Awal terbentuknya kelompok keluarga ini adalah dari Imam Ahmad al-Muhajir lengkapnya Ahmad bin Isa bin Muhammad bin Ali bin Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Al-Hussein r.a, yang berangkat meninggalkan Basrah di Irak bersama keluarga dan pengikut – pengikutnya pada tahun 317 H / 929 M untuk berhijrah ke daerah Hadramaut di Yaman Selatan. Beliau wafat di Hasisah pada tahun 345 H.
Gelar Alawiyin berasal dari kata Ba ‘Alawi (keturunan/marga Alawi) yang dipopulerkan oleh cucu Imam Ahmad yang bernama Alawi lengkapnya Alawi bin Ubaidillah bin Ahmad bin Isa, yang dimakamkan di Sumul. Inilah salah satu keturunan sayidina Al-Hasan dan Al-Huseyn r.a. yang kemudian di kenal sebagai Alawiyin Hadramaut. Selain itu ada juga Alawiyin yang bukan berasal dari Hadramaut seperti keluarga Al-Anqawi, Al-Musa-Alkazimi, Al-Qadiri dan Al-Qudsi yang jumlahnya hanya sedikit di Indonesia. Para Alawiyin ini biasa dipanggil dengan sebutan seperti sayid, habib, ayib.

Kemudian pada abad ke-16 dan 17 Masehi datanglah gelombang Alawiyin Hadramaut berikutnya yaitu; yang bermarga As-Saggaf, Al-Habasyi/Habsyi, Al-Hadad, Al-Aydarus/Aydrus, Al-Attas, Al-Jufri, As-Syihab, As-Syahab dan beberapa marga lainnya.

Bani Alawiyin di Indonesia yang besar adalah; As-Saggaf, Al-Attas, As-Syihab, Al-Habasyi/Habsyi, Al-Aydarus/Aydrus, Al-Kaf, Al-Jufri, Al-Haddad (silahkan melihat daftar marga para Alawiyin pada photo KFM). Semua keturunan asal-usul ini dicatat dan dipelihara pada Al-Maktab Al-Da-imi yaitu kantor tetap untuk statistik dan pemeliharaan nasab “sadatul-alawiyin” yang berpusat di gedung Darul Aitam, Jakarta.

BERSAMBUNG
PENDAHULU WALI SONGO…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: