KIPRAH ALAWIYIN DALAM SYIAR ISLAM DI INDONESIA IV

Nizla Fatimah Mantiri 12 Desember jam 9:06 BalasLaporkan
WALI SONGO YANG ALAWIYIN 

Seperti telah di jelaskan pada tulisan sebelumnya bahwa Wali Songo adalah suatu Majelis Da’wah yang didirikan oleh Syekh Maulana Malik Ibrahim alias Sunan Gresik pada tahun 1404 Masehi (808 Hijriah). Majelis da’wah ini beranggotakan 9 mubaligh yang dalam keanggotaannya selalu mempertahankan jumlah anggota yang tetap 9 mubaligh.

Dibawah ini kita dapat mengetahui beberapa periode Wali Songo dalam kiprahnya men-syiar-kan Islam di pulau Jawa dan sekitarnya:
1. Angkatan ke-1 (1404 – 1435 M)
a. Syekh Maulana Malik Ibrahim alias Sunan Gresik (wafat 1419)
b. Syekh Maulana Ishaq
c. Syekh Maulana Ahmad Jumadil Al-Qubra
d. Syekh Maulana Muhammad Al-Maghrabi
e. Syekh Maulana Malik Isra’il (wafat 1435)
f. Syekh Maulana Muhammad Ali Akbar (wafat 1435)
g. Syekh Maulana Hasanuddin
h. Syekh Maulana ‘Aliyuddin
i. Syekh Subakir atau juga disebut Syaikh Muhammad Al-Baqir

2. Angkatan ke-2 (1435 – 1463 M)
a. Sayyid Ahmad Rahmatullah alias Sunan Ampel yang tahun 1419 menggantikan Syekh Maulana Malik Ibrahim
b. Syekh Maulana Ishaq (wafat 1463)
c. Syekh Maulana Ahmad Jumadil Al-Qubra
d. Syekh Maulana Muhammad Al-Maghrubi
e. Syekh Maulana Ja’far Shadiq alias Sunan Kudus yang tahun 1435 menggantikan Syekh Maulana Malik Isra’il
f. Syekh Syarif Hidayatullah alias Sunan Gunung Jati yang tahun 1435 menggantikan Maulana Muhammad Ali Akbar
g. Syekh Maulana Hasanuddin (wafat 1462)
h. Syekh Maulana ‘Aliyuddin (wafat 1462)
i. Syekh Subakir (wafat 1463)

3. Angkatan ke-3 (1463 – 1466 M)
a. Sunan Ampel
b. Syekh Muhammad Ainul Yaqin alias Sunan Giri yang tahun 1463 menggantikan Syekh Maulana Ishaq
c. Syekh Maulana Ahmad Jumadil Al-Qubra (wafat 1465)
d. Syekh Maulana Muhammad Al-Maghrubi (wafat 1465)
e. Sunan Kudus
f. Sunan Gunung Jati
g. Syekh Maulana Makdum Ibrahim alias Sunan Bonang yang tahun 1462 menggantikan Syekh Maulana Hasanuddin
h. Syekh Maulana Syaifuddin alias Sunan Derajat yang tahun 1462 menggantikan Syekh Maulana ‘Aliyyuddin
i. Raden Mas Said alias Sunan Kalijaga yang tahun 1463 menggantikan Syekh Subakir

4. Angkatan ke-4 (1466 – 1513 M)
a. Sunan Ampel (wafat 1481)
b. Sunan Giri (wafat 1505)
c. Sultan Syekh Akbar Al Fatah alias Raden Patah alias Sunan Kota yang pada tahun 1465 mengganti Syekh Maulana Ahmad Jumadil Al-Qubra
d. Fathullah Khan (Fatahillah/Falatehan) yang pada tahun 1465 mengganti Syekh Maulana Muhammad Al-Maghrubi
e. Sunan Kudus
f. Sunan Gunung Jati
g. Sunan Bonang
h. Sunan Derajat
i. Sunan Kalijaga (wafat 1513)

5. Angkatan ke-5 (1513 – 1533 M)
a. Syekh Siti Jenar yang tahun 1481 menggantikan Sunan Ampel (wafat 1517)
b. Raden Faqih alias Sunan Ampel II yang tahun 1505 menggantikan kakak iparnya Sunan Giri
c. Sunan Kota (wafat 1518)
d. Fathullah Khan (Falatehan)
e. Sunan Kudus (wafat 1550)
f. Sunan Gunung Jati
g. Sunan Bonang (wafat 1525)
h. Sunan Derajat (wafat 1533)
i. Raden Umar Said alias Sunan Muria yang tahun 1513 menggantikan ayahnya Sunan Kalijaga

6. Angkatan ke-6 (1533 – 1546 M)
a. Syekh Abdul Qahhar alias Sunan Sedayu yang tahun 1517 menggantikan ayahnya Syekh Siti Jenar
b. Raden Zainal Abidin alias Sunan Demak yang tahun 1540 menggantikan kakaknya Raden Faqih alias Sunan Ampel II
c. Sultan Trenggana yang tahun 1518 menggantikan ayahnya yaitu Sunan Kota
d. Fathullah Khan (wafat 1573)
e. Sayyid Amir Hasan yang tahun 1550 menggantikan ayahnya Sunan Kudus
f. Sunan Gunung Jati (wafat 1569)
g. Raden Husamuddin alias Sunan Lamongan yang tahun 1525 menggantikan gurunya Sunan Bonang
h. Sunan Pakuan yang tahun 1533 menggantikan ayahnya Sunan Derajat
i. Sunan Muria (wafat 1551)

7. Angkatan ke-7 (1546- 1591 M)
a. Syaikh Abdul Qahhar (wafat 1599)
b. Sunan Prapen yang tahun 1570 menggantikan Raden Zainal Abidin Sunan Demak
c. Sunan Prawoto yang tahun 1546 menggantikan ayahnya Sultan Trenggana
d. Sultan Maulana Yusuf cucu Sunan Gunung Jati yang pada tahun 1573 menggantikan pamannya Fathullah Khan
e. Sayyid Amir Hasan
f. Sultan Maulana Hasanuddin yang pada tahun 1569 menggantikan ayahnya Sunan Gunung Jati
g. Sunan Mojoagung yang tahun 1570 menggantikan Sunan Lamongan
h. Sunan Cendana yang tahun 1570 menggantikan kakeknya Sunan Pakuan
i. Sayyid Shaleh (Panembahan Pekaos) anak Sayyid Amir Hasan yang tahun 1551 menggantikan kakek dari pihak ibunya yaitu Sunan Muria

8. Angkatan ke-8 (1592- 1650 M)
a. Syekh Abdul Qadir alias Sunan Magelang yang menggantikan Sunan Sedayu (wafat 1599)
b. Baba Daud Ar-Rumi Al-Jawi yang tahun 1650 menggantikan gurunya Sunan Prapen
c. Sultan Hadiwijaya alias Joko Tingkir yang tahun 1549 menggantikan Sultan Prawoto
d. Sultan Maulana Yusuf
e. Sayyid Amir Hasan
f. Sultan Maulana Hasanuddin
g. Syekh Syamsuddin Abdullah Al-Sumatrani yang tahun 1650 menggantikan Sunan Mojoagung
h. Syekh Abdul Ghafur bin Abbas Al-Manduri yang tahun 1650 menggantikan Sunan Cendana
i. Sayyid Shaleh alias Panembahan Pekaos

Sesuai dengan sub judul diatas yang berbunyi Wali Songo yang Alawiyin, maka pembahasan para mubaligh dalam majelis da’wah Wali Songo di khususkan hanya kepada mereka yang memiliki trah alawiyin.

Seperti telah dituangkan dalam tulisan sebelumnya bahwa adanya trah Alawiyin bermula dari hijrahnya Imam Ahmad al Muhajir ke daerah Hadramaut di Yaman. Siapakan beliau? Mengapa trah Alawiyin bermula dari beliau? Ada baiknya kita mengetahuinya dahulu sebelum berlanjut kepada para mubaligh Wali Songo yang Alawiyin

BERSAMBUNG
IMAM AHMAD AL-MUHAJIR…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: