Catatan Kecil KIPRAH ALAWIYIN DALAM SYIAR ISLAM DI INDONESIA

Nizla Fatimah Mantiri 20 Desember jam 2:18 BalasLaporkan

Catatan Kecil untuk Tulisan KIPRAH ALAWIYIN DALAM SYIAR ISLAM DI INDONESIA dengan sub-judul WALISONGO YANG ALAWIYIN

Sahabat, dalam 3 tulisan sebelumnya yang mengawali sub-judul WALISONGO YANG ALAWIYIN telah kami tampilkan 3 tokoh mubaligh masyur dari majelis da’wah Wali Songo yaitu:
1. SYEKH JUMADIL QUBRA bin Syekh Ahmad Jalaluddin
2. SYEKH MAULANA MALIK IBRAHIM bin Syekh Maulana Barakat Zainal Alam bin SYEKH MAULANA JAMALUDDIN HUSEIN alias SYEKH JUMADIL QUBRA
3. SAYYID ALI AHMAD RAHMATULLAH bin Syekh Maulana Ibrahim As-Samarkhandi/Asmarakandi bin SYEKH MAULANA JAMALUDDIN HUSEIN alias SYEKH JUMADIL QUBRA

Dalam pembahasan selanjutnya akan kami tampilkan 4 tokoh mubaligh masyur lainnya yaitu:
1. SYEKH MUHAMMAD AINUL YAQIN, putera dari Syekh Maulana Ishak
2. RADEN UMAR SAID, cIcit dari Syekh Maulana Manshur
3. SYEKH SYARIF HIDAYATULLAH, cucu dari Syekh Maulana Ali Nurul Alam
4. SYEKH SITI JENAR, cicit dari Syekh Ahmad Jalaluddin

Sedangkan untuk 3 tokoh lainnya seperti; Syekh Maulana Makdhum Ibrahim, Syekh Maulana Hasyim Syarifuddin dan Sayyid Ja’far Shadiq tidak kami tampilkan, sebab ketiga tokoh ini adalah putera dan cucu dari SAYYID ALI AHMAD RAHMATULLAH bin Syekh Maulana Ibrahim As-Samarkhandi/Asmarakandi bin SYEKH MAULANA JAMALUDDIN HUSEIN alias SYEKH JUMADIL QUBRA. Jadi masih satu trah/silsilah.

Demikian pula dengan RADEN SAID ayah dari RADEN UMAR SAID, juga tidak kami tampilkan, sehubungan silsilah alawiyin tersebut jatuh pada isterinya Sharafah/Sharakah yang merupakan cucu dari Syekh Maulana Manshur bin Syekh Ahmad Jalaluddin.

Selain itu untuk melengkapi tulisan ini kami juga akan mengirimkan:
1. Data terbaru dan Insya Allah lebih akurat tentang 11 periode majelis da’wah Wali Songo, dilengkapi dengan lokasi makam para mubaligh tersebut.
2. Monogram Sederhana Silsilah para mubaligh Wali Songo ‘ala’ KETAKA FATIKA MIRA.

Sehubungan dengan begitu banyaknya data yang cukup simpang siur tentang para WALI SONGO YANG ALAWIYIN yang perlu ketelitian untuk mencari akurasinya, maka kami mohon kesabarannya dalam menanti kelanjutan tulisan para mubaligh masyur ini.

Dengan mengucapkan banyak terimakasih atas perhatian, atensi dan kesabaran para sahabat KETAKA FATIKA MIRA, kami pamit dahulu untuk kembali nanti dengan tulisan selanjutnya

SYEKH MUHAMMAD AINUL YAQIN…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: